Tips Memilih Pinjaman Tanpa Jaminan yang Aman


Memilih pinjaman tanpa jaminan akan memudahkan kita dalam mendapatkan dana segar. Apalagi di masa pandemi, banyak yang membutuhkan uang darurat untuk berbagai kebutuhan. Pinjaman tanpa jaminan biasanya digunakan untuk keperluan pembayaran pendidikan, dana untuk pernikahan, hingga uang dadakan untuk biaya pengobatan yang tidak dicover asuransi.

Di Indonesia sendiri ada banyak sekali lembaga jasa keuangan yang memberikan layanan pinjaman tanpa jaminan. Keuntungan memilihnya nasabah tidak perlu memusingkan agunan yang akan dijaminkan untuk mendapatkan dana tambahan.

Sehingga, aset yang dimiliki saat ini pun tetap aman. Hal ini tentu berbeda jika memililh pinjaman dengan agunan. Jika tidak mampu membayar, maka agunan berupa aset bisa disita oleh bank atau lembaga jasa keuangan yang memberikan pinjaman kepada kita. 

Untuk itu, sebaiknya kamu memilih pinjaman. Sebab, saat ini ada beberapa jenis pinjaman tanpa jaminan yang tidak diketahui keamanannya. Oleh karena itu, cukup berbahaya jika kamu memilih jenis pinjaman ini. Sebab ada banyak resiko yang bisa terjadi jika memilih yang tidak aman.

Kamu bisa dirugikan karena jenis pinjaman tanpa jaminan yang kurang aman biasanya akan melakukan segala cara dalam penagihan. Misalnya dengan mengancam dan mencuri data nasabah, serta melakukan kekerasan lainnya.Bahkan, kini tak sedikit kasus yang maju hingga ke meja hijau. 

Untuk mengetahui jenis pinjaman tanpa jaminan yang aman, maka sebaiknya simak beberapa tips berikut ini. 

  1. Memilih Pinjaman Tanpa Jaminan yang Aman Terdaftar dan Legal

Hal yang paling utama sebelum kamu mengajukan pinjaman adalah melihat legalitas dari perusahaan terkait. Pinjaman tanpa jaminan yang aman sudah pasti memiliki legalitas yang jelas dan patuh terhadap hukum yang berlaku. Hukum yang dimaksud, adalah hukum yang melindungi konsumen lembaga jasa keuangan.

Pilih pinjaman tanpa jaminan yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah pasti aman. Sebab, OJK mengawasi lembaga jasa keuangan dan memberikan perlindungan apa yang menjadi hak konsumen lembaga jasa keuangan terkait.

Sehingga, dengan memilih pinjaman tanpa jaminan yang terdaftar, kamu bakal lebih aman dan nyaman dalam bertransaksi. Sebab, jika ada pelanggaran yang terbukti telah terjadi, maka perusahaan penyelenggara pinjaman tanpa jaminan akan segera ditindak dan mendapatkan sanksi pencabutan izin dari OJK.

  1. Cek Lokasi Kantor 

Pinjaman tanpa jaminan yang aman, akan memiliki kantor dan alamat yang jelas. Oleh karena itu, sebaiknya kamu memastikan hal ini terlebih dahulu sebelum mengajukan pinjaman tanpa jaminan ke lembaga jasa keuangan tersebut. Selain lokasi kantor, biasanya lembaga jasa keuangan yang memberi pinjaman juga memiliki laman resmi atau website yang bisa dikunjungi.

Kamu dapat mengakses laman resmi lembaga jasa keuangan tersebut untuk melihat dengan detail profil perusahaan pemberi jasa pinjaman tanpa jaminan yang aman. Jika ragu, sebaiknya pilih lembaga jasa keuangan lain yang memberikan pinjaman tanpa jaminan dengan aman.

  1.  Bunga Pinjaman Tanpa Jaminan yang Aman

Jangan ragu untuk terbuka menanyakan langsung bunga pinjaman tanpa jaminan yang aman. Sebab, setiap lembaga jasa keuangan memberikan bunga pinjaman yang berbeda, tergantung dari jenis penyedia jasa tersebut.

Adapun beberapa jenis lembaga jasa keuangan yang memberikan pinjaman tanpa jaminan yang aman ini seperti bank, leasing, pegadaian, hingga koperasi. Akan tetapi, setiap lembaga jasa keuangan memiliki aturan yang berbeda terkait bunga pinjaman yang diberikan. 

Bunga yang aman sendiri biasanya akan lebih besar dari pinjaman dengan agunan. Sehingga, sesuaikan dengan kebutuhan. Hitung dengan tepat, berapa besaran angsuran yang akan dibayarkan sejak awal akan mengajukan pinjaman.

  1. Biaya Lainnya 

Pastikan kamu mengetahui biaya lainnya yang akan dibebankan, selain bunga. Sebab, biasanya penyedia jasa juga memberikan tambahan biaya lainnya diluar bunga. Jadi, kamu harus hal terkait bunga dengan detail.

Biasanya akan ada biaya denda keterlambatan jika kamu terlambat membayar angsuran. Besarnya cukup bervariasi, tergantung dari penyedia jasa pinjaman. Ada juga yang akan memberikan biaya provisi di awal pengajuan pinjaman. Hal ini juga perlu diketahui sejak awal.

Selain beberapa biaya tersebut, beberapa lembaga jasa keuangan mungkin juga akan menerapkan aturan yang berbeda. Namun tidak seperti kartu kredit, pinjaman tanpa jaminan yang aman biasanya cukup fleksibel dan kamu bisa melunasi pinjaman sewaktu-waktu tanpa terkena biaya pelunasan dipercepat.

  1. Ajukan Pinjaman Tanpa Jaminan yang Aman Secara Online

Salah satu cara yang paling efektif dalam mengajukan pinjaman tanpa jaminan yang aman di masa pandemi seperti ini adalah mengajukannya secara online. Untuk itu, kamu bisa mengajukan pinjaman tanpa jaminan yang aman dan paling nyaman hanya di di Cekaja.com. 

Mudah dan tidak ribet, kamu juga bakal mendapatkan manfaat yang sangat banyak, diantaranya adalah kemudahan untuk membandingkan setiap produk lembaga jasa keuangan. Dengan banyaknya produk pinjaman dari setiap bank, leasing maupun pinjaman online, kamu pun tak perlu bingung lagi untuk memantapkan hati.

Bayangkan jika kamu harus mendatangi kantor cabang penyedia pinjaman tanpa jaminan yang aman untuk mendapatkan jenis angsuran yang sesuai dengan kantong dan mengetahui layanan lainnya, betapa merepotkan bukan?

Lewat Cekaja.com, kamu bisa dengan mudah membandingkan tiap lembaga jasa keuangan yang ada untuk mendapatkan bunga yang kompetitif dan nilai angsuran yang sesuai dengan kemampuan. Hal ini bakal memudahkan karena kamu tak perlu lagi khawatir bakal jebol pengeluaran gegara angsuran yang tak sesuai dengan kebutuhan. Cek https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan untuk informasi selengkapnya.



No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Car Buying Guide: 6 Simple Tips To Make You A Better Buyer

It's that time of the year again. With some of us already securing the bag with bonuses and 13th+month pays, you might be on the lookout...